Jangan biarkan AI Anda bekerja setengah-setengah. Dengan Layanan MCP (Model Context Protocol) Server Builder dari Halovina, kami membangun jembatan khusus yang membuat AI pilihan Anda (Gemini, Claude, dll.) bisa membaca, menganalisis, dan mengelola data internal UMKM Anda secara otomatis dan aman.
Berikut adalah beberapa produk/solusi yang kami sediakan
Apa yang kami bangun: Server MCP yang menghubungkan AI ke file Excel operasional, Google Sheets, atau database lokal SQL/PostgreSQL Anda.
Manfaat untuk UMKM: Pemilik bisnis bisa langsung "ngobrol" dengan AI untuk tanya: "Berapa profit bersih kita bulan lalu?", "Tolong buatkan grafik tren penjualan produk A", tanpa perlu keahlian data scientist.
Apa yang kami bangun: Integrasi MCP dengan sistem POS, ERP lokal, atau manajemen gudang UMKM.
Manfaat untuk UMKM: Tim sales atau gudang bisa mengetik ke AI: "Apakah stok bahan baku X masih aman untuk minggu depan?" atau "Produk apa yang paling lambat berputar bulan ini?" dan AI akan menjawab berdasarkan data detik itu juga.
Apa yang kami bangun: Server MCP yang menghubungkan AI dengan repositori dokumen perusahaan (SOP, PDF regulasi, dokumen legal, atau riwayat komplain pelanggan).
Manfaat untuk UMKM: Mempercepat onboarding karyawan baru atau membantu tim Customer Service menjawab pertanyaan sulit dari pelanggan hanya dalam hitungan detik berdasarkan SOP resmi.
Apa yang kami bangun: Mengoneksikan AI ke API pihak ketiga (seperti cek resi logistik, CRM sederhana, atau manajemen toko online).
Manfaat untuk UMKM: AI tidak cuma bisa menjawab pertanyaan, tapi bisa diperintah: "Tolong cek status pengiriman untuk order #1024 dan buatkan draf WhatsApp follow-up ke pelanggannya."
⚙️ Kompatibilitas Luas: Mendukung standar ekosistem terbaru (FastMCP / Python / Go) yang kompatibel dengan berbagai AI platform.
🔒 Keamanan Data Mutlak: Data sensitif bisnis Anda tetap berada di server Anda. MCP hanya bertindak sebagai penerjemah aman saat AI membutuhkan konteks.
⚡ Ringan & Cepat: Dibangun dengan arsitektur modern yang efisien, tidak membebani infrastruktur IT UMKM yang terbatas.