Buat kamu yang sudah terbiasa dengan bahasa python tentunya sudah cukup mengenal virtualenvironment yang berfungsi untuk men-enkapsulasi project yang kita buat, tujuanya agar library-library project satu dengan yang lainya tidak terjadi konflik.

Pada sistem operasi unix, cara konfigurasinya hampir sama dengan saat Anda menginstal environment wrapper pada distro linux. Pada OSX kamu bisa memanfaatkan brew, perhatikan kode dibawah ini:

brew install virtualenv virtualenvwrapper

Setelah men-install environmentwrapper selanjutnya kamu bisa mengikuti beberapa langkah berikut ini :

1) Buat sebuah folder untuk menyimpan virtualenvwrapper project yang akan kita buat, simpan di home directory

mkdir ~/.environments

2) Edit file .bashrc / .zshrc

Buka file .bashrc atau .zshrc, jika kedua file tersebut belum ada kamu bisa membuatnya dengan cara touch .zshrc atau touch bashrc.

Selanjutnya edit file dengan cara

nano ~/.zshrc

Copy Paste kode dibawah ini :

export WORKON_HOME=$HOME/.environments

export VIRTUALENVWRAPPER_PYTHON=/usr/local/bin/python3

export VIRTUALENVWRAPPER_VIRTUALENV=/usr/local/bin/virtualenv

source /usr/local/bin/virtualenvwrapper.sh

3) Lakukan uji coba

jika kedua proses konfigurasi diatas sudah selesai, tutup terminal kemudian kemudian buka kembali dan lakukan ujicoba perintah dibawah ini, sebagai contoh kita akan membuat environment project dengan nama pajakonline

mkvirtualenv pajakonline

Jika sukses hasilnya akan seperti gambar dibawah ini

environment wrapper sample
environment wrapper sample

untuk keluar dari environmentwrapper kamu bisa menggunakan deactivate

Selamat mencoba ya teman-teman semoga bermanfaat 🙂

Baca artikel lainya :