Prospek PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) pada tahun 2026 dinilai sangat kuat, didorong oleh target peningkatan kapasitas produksi dan diversifikasi bisnis di luar sektor kelistrikan.
1. Target Kapasitas dan Ekspansi Produksi
Kapasitas 1 Gigawatt (GW): PGEO menargetkan peningkatan kapasitas terpasang panas bumi hingga mencapai 1 GW pada tahun 2026.
Proyek Strategis 2026: Salah satu fokus utama adalah penyelesaian proyek co-generation tahap pertama bekerja sama dengan PT PLN Indonesia Power yang diharapkan mulai beroperasi pada Desember 2026.
Pemain Global: Dengan potensi panas bumi Indonesia yang mencakup 40% cadangan dunia, Wood Mackenzie memproyeksikan Indonesia (dengan PGEO sebagai kontributor utama) akan menjadi pemain panas bumi terbesar di dunia pada 2026.
2. Prospek Keuangan dan Dividen
Target Pendapatan: Perusahaan memaparkan outlook kinerja 2025–2026 dengan target pendapatan mencapai hingga US$450 juta.
Dividen: PGEO tetap berkomitmen memberikan nilai bagi pemegang saham dengan jadwal pembagian dividen tunai tahun buku 2024 yang dilaksanakan pada Juli 2025, yang memperkuat kepercayaan investor memasuki tahun 2026.
Dukungan Investasi: Empat proyek strategis PGEO telah masuk dalam Blue Book Bappenas 2025–2029 dengan potensi pembiayaan konsesional sekitar US$613 juta.
3. Diversifikasi Bisnis (Beyond Electricity)
PGEO sedang mengembangkan sumber pendapatan baru yang tidak hanya bergantung pada penjualan listrik ke PLN:
Green Hydrogen & Ammonia: Uji coba produksi hidrogen hijau di Lampung bersama Toyota dan pengembangan amonia hijau untuk industri pupuk.
Green Data Center: Pengembangan pusat data berbasis energi panas bumi di Kamojang, Jawa Barat, yang diharapkan terus berkembang di 2026.
Kredit Karbon: Perusahaan secara agresif memanfaatkan peluang dari perdagangan karbon sebagai tambahan pendapatan baru.
4. Pengakuan ESG
PGEO diakui sebagai salah satu perusahaan dengan kinerja ESG (Environmental, Social, and Governance) terbaik, menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk dalam daftar Top 50 ESG Global 2025, yang meningkatkan daya tarik bagi investor global pada 2026.
Catatan: Artikel ini di generate melalui AI jadi mungkin saja Ada informasi yang tidak akurat, di sarankan agar Anda melakukan pengecekan ulang ke berbagai sumber lain.